Selasa, 13 Oktober 2009

pesan yang tak tersampaikan

kepada nya yang luhur

seberapa kali kuingat dirimu
lebih baik tidak kuceritakan
biar jadi sempurna kerinduan ini

tapi ada sedih sejumlah tetesan air mata
waktu kau pergi ketimur
"kenapa suara pamitmu tak kudengar?"

aku tak tahu
hal baik apa yang pernah kuberikan padamu
tapi kau selalu mengatakan aku termasuk sangat baik
maka kubiarkan saja pujianmu itu menghiburku

lalu tentang sejarah yang kau namakan catatan merah
aku lebih suka menyebutnya kealpaan yang manusiawi.

:.ni, semoga perjalananmu ini suatu saat bisa kudengar kabar bahagianya